Sosialisasi Strategi Relawan dan Masyarakat dalam Manajemen Bencana

Budi Purwo Sudaryanto 12 Mei 2026 13:48:51 WIB

Sosialisasi Strategi Relawan dan Masyarakat dalam Manajemen Bencana

Umbulrejo (SIDA) – Selasa 12 Mei 2026, Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana, telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Strategi Relawan dan Masyarakat dalam Manajemen Bencana yang menghadirkan narasumber dari berbagai instansi terkait kebencanaan, yaitu dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Ibu Rr. Tantri, dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Bapak Bambang Sunardi, serta dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Komisi A, Daerah Istimewa Yogyakarta Bapak Syarif Guska Laksana, SH.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya kesiapsiagaan, mitigasi, serta peran relawan dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam, khususnya gempa bumi dan tsunami yang sewaktu-waktu dapat terjadi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dari pihak BMKG, Bapak Bambang Sunardi mengupas tentang Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009 tentang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Dalam pemaparannya disampaikan beberapa poin penting, antara lain:

  1. Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan kawasan rawan gempa bumi dan tsunami akibat adanya dua sumber gempa bumi, yaitu subduksi dan sesar aktif.
  2. Informasi mengenai potensi gempa megathrust/subduksi bukanlah prediksi maupun peringatan dini akan terjadinya gempa.
  3. Informasi gempa bumi dan tsunami merupakan bagian dari upaya persiapan untuk mencegah risiko kerugian sosial ekonomi serta korban jiwa apabila terjadi gempa kuat yang berpotensi membangkitkan tsunami dengan skenario terburuk.
  4. Potensi gempa bumi dan tsunami akan selalu ada dan waktu terjadinya tidak dapat diprediksi, sehingga upaya mitigasi harus terus menerus disiapkan oleh seluruh elemen masyarakat.

Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan mitigasi bencana yang baik, terstruktur, dan berkelanjutan sehingga mampu mengurangi risiko serta dampak yang ditimbulkan saat terjadi bencana. Selain itu, sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun ketangguhan menghadapi bencana di wilayah Kalurahan./bps

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • ard
    Selamat pagi Ibu Kusumawati, mohon maaf dapat dise...baca selengkapnya
    05 Mei 2021 08:58:14 WIB

  • Merdeka...baca selengkapnya
    11 Agustus 2017 22:14:55 WIB
  • Pemdes Gedangrejo
    Maju terus BMM, semoga makin dikenal masyarakat lu...baca selengkapnya
    11 Agustus 2017 20:17:05 WIB
  • Rizky
    Joss, lanjutkan.. Banyak potensi Umbulrejo yg perl...baca selengkapnya
    16 Juli 2017 15:25:50 WIB
  • Abiwan6796@gmail.com
    Coba foto dari atas pake drone, biar terlihat view...baca selengkapnya
    13 Juli 2017 20:59:16 WIB
  • Agus H
    Seep juossss lanjutkan...baca selengkapnya
    13 Juli 2017 20:37:16 WIB
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial